DP3APM Tanjungpinang Gelar Kegiatan Fasilitas Pengembangan P2TP2A

Tanjungpinang – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tanjungpinang  mengadakan sosialisasi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di Ruang Rapat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tanjungpinang, Selasa dan Rabu, 1 sd 2 Agustus 2017.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Ibu Dra. Hj. Lindawati, selanjutnya turut hadir narasumber seperti Kedis DP3APM Bapak Dr. H. Ahmad Yani, MM., M.Kes, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Kemitraan Ibu Sri Linggawati, tokoh Kementrian Agama Kota Tanjungpinang serta Unit PPA Polres Tanjungpinang.

Adapun maksud diadakan kegiatan ini yaitu dalam rangka menangani korban kekerasan dalam rumah tangga sebagai mana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang, Penghapusan Kekerasan dalam rumah tangga, maka dengan ini Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) di Bidang Perlindungan Anak dan Kemitraan perlu mengadakan kegiatan Fasilitasi Pengembangan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) agar dapat membantu mereka para korban kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual dan pencabulan seksual pada anak, untuk secara aktif melakukan kegiatan perawatan, pemulihan, dan pengobatan korban serta melindungi hak-hak korban, menyediakan layanan terpadu dan memenuhi kebutuhan korban, dan adapun tujuan diadakannya kegiatan ini diantaranya :

  1. Memberikan Kontribusi terhadap terwujudnya kesetaraan Gender dengan mengintegrasikan Strategi Pengarusutamaan Gender dalam berbagai kegiatan pelayanan terpadu bagi peningkatan kondisi, peran dan pemberdayaan perempuan serta memberikan kesejahteraan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak.
  2. Memfasilitasi kebutuhan perempuan dan anak korban kekerasan dalam memenuhi hak korban yaitu hak atas kebenaran, hak atas perlindungan, hak atas keadilan dan hak atas pemulihan / pemberdayaan
  3. Mewujudkan kesejahteraan, keadilan dan kesetaraan gender diberbagai bidang kehidupan perempuan dan anak secara menyeluruh

Pelaksanaan Kegiatan Fasilitasi Pengembangan Pusat Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) ini dilaksanakan pada : selama ada korban yang melaporkan terjadinya tindak kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual serta pencabulan seksual dan kekerasan pada anak.