DP3APM Tanjungpinang Gelar Pembinaan Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Tahun 2017

Tanjungpinang – Menyadari masih tingginya kasus kekerasan terhadap anak di masyarakat, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat melalui bidang Perlindungan Anak mengadakan pembinaan program perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM) dalam kegiatan tersebut, DP3APM mengajak kurang lebih sebanyak 30 peserta yang tergabung dari 3 Kelurahan yaitu ; 10 Peserta dari Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, 10 peserta dari Kelurahan Seijang, Kecamatan Bukit Bestari, dan 10 Peserta dari Kelurahan Tanjungpinang Barat, Kecamatan Tanjungpinang Barat yang berada di Kota Tanjungpinang. Kegiatan tersebut memiliki maksud salah satunya adalah marilah kita bersama-sama untuk mengoptimalisasi kinerja Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Kegiatan Pembinaan Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) digelar selama 2 (dua) hari, kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tanjungpinang, Pada hari Senin dan Selasa, Tanggal 18 sd 19 September 2017.

Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa Narasumber, diantaranya yaitu Bpk. H. Dr. Ahmad Yani, M.M., M.Kes sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat, Ibu Dra. Hj. Sukartini selaku Kepala Bidang Perlindungan Anak di DP3APM, ibu Indah Yuliet Sita, A.mk selaku Kepala Seksi Perlindungan Hak Anak di DP3APM, Ibu Antik Bintari, S.Ip., MT selaku Lektor Universitas Padjadjaran Bandung, serta Bapak Sofiar selaku Fasilitator Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kota Tanjungpinang.

Diharapkan seusai mengikuti pelatihan pembinaan program perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM), dapat meningkatkan kepedulian masyarakat dalam pencegahan kekerasan terhadap anak. Selain itu harus mampu mengatasi apabila ada terjadi kasus di masing-masing kelurahanya.