DP3APM Gelar Pembinaan Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM)

Tanjungpinang – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat mengadakan kegiatan Pembinaan Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) bertempat di Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang. Senin ( 17 September 2018 )

Ka DP3APM Ahmad Yani menyampaikan bahwa angka  kekerasan anak di Kota Tanjungpinang pada tahun 2015 sebanyak 46 Anak tahun 2016 sebanyak 81 Anak dan tahun 2017 sebanyak 75 Anak dengan kasus terbanyak adalah kasus pelecehan seksual dan permerkosaan dan anak sebagai korban  tetapi masih ditemukan anak sebagai pelaku.

oleh karena itu menyadari masih tingginya kasus kekerasan terhadap anak, maka Kementerian PP dan PA menginisiasi sebuah gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). Gerakan ini diinisiasi oleh masyarakat dan untuk masyarakat/kelompok orang yang tinggal di desa atau kelurahan yang mampu mengenali, menelaah, dan mengambil inisiatif untuk mencegah dan manangani masalah kekerasan terhadap anak yang ada dilingkungannya sendiri, tuturnya.

hal ini semata-mata untuk mewujudkan program PATBM lebih ke aspek memperkuat tataran sosial, seperti norma sosial, sikap, perilaku orang tua dan masyarakat tentang dampak buruk kekerasan terhadap anak belum dilakukan secara maksimal.

Adapun tujuan dari kegiatan ini dimaksud agar :

  1. Mencegah kejadian kekerasan terhadap anak dan menanggapi kekerasan.
  2. Menurunkan angka kekerasaan pada anak dengan mengubah norma sosial dan praktik budaya yang menerima, membenarkan atau mengabaikan kekerasan terhadap anak.
  3. Membangun kesadaran masyarakat agar terjadi perubahan pemahaman, sikap dan prilaku yang memberikan perlindungan kepada anak.
  4. Meningkatkan keterampilan hidup dan ketahanan diri anak dalam mencegah kekerasan serta meningkatkan keterampilan masyarakat dalam menanggapi kekerasan terhadap anak dengan melakukan jejaring dengan layanan yang tesedia.